Menggali Insight Lagu dan Artis Terpopuler di Spotify

Photo by Fixelgraphy on Unsplash

amu termasuk yang suka mendengarkan musik ketika melakukan berbagai aktivitas? Hobi mendengarkan lagu? Atau kamu termasuk orang yang tidak hanya mendengar, namun juga suka membuat dan bereksplorasi dengan musik?

Saat ini ada berbagai macam layanan musik yang memudahkan kita mendengarkan dan mengeksplorasi musik dari mana pun, kapan pun, dan di mana pun. Kemudahan mengakses musik dari berbagai macam platform menjadikan kita sulit melepaskan musik dari kehidupan kita sehari-hari. Lagu-lagu yang diciptakan para musisi mengekspresikan berbagai macam emosi, baik itu senang, sedih, kecewa, marah, dan berbagai perasaan lainnya. Musik juga mendukung kita dalam melakukan berbagai macam aktivitas, seperti olahraga, menemani bekerja, dan bahkan sekedar membantu mengisi kegiatan di rumah pada saat pandemi seperti sekarang ini.

Pada postingan kali ini, kita akan menganalisis data dari salah satu platform musik terfavorit yaitu Spotify. Spotify merupakan aplikasi layanan untuk mendengarkan musik secara online (dan offline) dengan konten paling update dan kaya akan berbagai jenis musik. Kita dapat memilih mendengarkan musik dari berbagai kategori yang cocok dengan mood kita saat ini, atau memilih artis yang sesuai dengan genre favorit kita. Para musisi juga bisa mengupload musik mereka di sini.

Deskripsi Data

Data yang diambil dari Spotify pada analisis kali ini adalah spesifik musik yang didengarkan oleh pengguna Spotify dari Indonesia pada pekan terakhir bulan Juli 2020. Total data yang diambil adalah sebanyak 102.511 lagu dari 29.101 artis yang terbagi ke dalam 43 kategori. Distribusi kategori mencerminkan kondisi jenis lagu yang ada dan juga yang diminati oleh pendengar.

Jika dilihat dari banyaknya lagu yang tersedia, kategori lagu folk & akustik, lagu elektronik, lagu bertema santai (chill), lagu-lagu untuk membantu fokus, dan lagu-lagu berdasarkan suasana hati (mood) menempati urutan tertinggi. Peringkat ini kemudian diikuti oleh lagu dari dekade lampau, country, klasik, dan rock.

Peringkat Kategori Musik berdasarkan Jumlahnya

Urutan tersebut akan berbeda jika kita hitung semua popularitas masing-masing kategori berdasarkan skornya. Hal ini bisa terjadi ketika suatu kategori memiliki banyak lagu, namun nilai popularitas lagu-lagu tersebut cenderung rendah. Dari daftar yang paling populer, lagu santai (chill) menjadi kategori yang paling favorit disusul kategori mood dan lagu lampau. Di daftar ini pula dapat kita lihat kategori folk & akustik justru keluar dari 10 besar terpopuler.

Popularitas Kategori Musik berdasarkan Skornya

Data urutan ini masih melibatkan kategori yang jumlahnya terbatas, seperti kategori “Daftar Teratas”, “Di Rumah”, dan “Trending”.

Kategori-kategori spesial ini akan memiliki jumlah lagu dan jumlah popularitas yang tidak sebanding dengan yang lainnya. Kita bisa menormalisasi data ini untuk melihat popularitas sebenarnya dari masing-masing kategori. Hasil dari rerata popularitas yang didapat adalah sebagai berikut.

Peringkat Kategori Musik Setelah Dinormalisasi

Ternyata, rerata popularitas tertinggi jatuh pada kategori “Daftar Teratas”, disusul “Pop”, “Di Rumah”, “Tidur”, “Kebugaran”, “Karaoke”, dan seterusnya. Jika dilihat dari rerata popularitas kategori teratas yang muncul, hal ini menggambarkan situasi new normal, di mana orang-orang akan mencari lagu-lagu yang mendukung mereka beraktivitas di rumah, seperti work from home, lagu untuk tidur, olahraga, dan lagu yang pas untuk karaoke yang menemani pendengar saat menjalani kegiatan di rumah.

Menemukan Korelasi pada Karakteristik Lagu

Data lagu yang diperoleh dari Spotify dilengkapi atribut yang menggambarkan karakteristik lagu dalam skala angka tertentu. Atribut-atribut tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Danceability : Menggambarkan seberapa cocok lagu untuk berdansa berdasarkan kombinasi elemen musik seperti tempo, stabilitas ritme, kekuatan beat, dan gambaran secara umum.
  2. Energy : Menggambarkan ukuran persepsi intensitas dan aktivitas. Biasanya, lagu yang enerjik terasa cepat, kencang, dan berisik. Fitur yang berkontribusi pada atribut energy adalah kenyaringan suara, warna nada, onset rate, dan entropy umum.
  3. Instrumentalness : Mengidentifikasi sebuah lagu tidak memiliki kandungan vokal. Hal ini termasuk konteks suara “Ooh” dan “aah” akan diidentifikasi sebagai instrumental.
  4. Liveness : Mendeteksi keberadaan audiens pada saat perekaman. Nilai yang semakin tinggi memberikan kemungkinan yang kuat bahwa lagu itu direkam live.
  5. Loudness : Kenyaringan keseluruhan pada lagu dalam desibel (dB).
  6. Speechiness : Mendeteksi keberadaan kata yang diucap dalam sebuah lagu.
  7. Valence : Menggambarkan kepositifan lagu. Semakin tinggi nilai menggambarkan lagu yang semakin positif (senang, bahagia, dll).
  8. Acousticness : Memiliki nilai yang mendeskripsikan bahwa lagu tersebut adalah lagu akustik.

Untuk melihat keterkaitan korelasi masing-masing atribut, kita perlu menghitung korelasi satu atribut dengan yang lain untuk mendapatkan kesimpulan karakteristik lagu yang ada pada Spotify beserta cara penilaiannya.

Matriks Korelasi Atribut Musik

Dari hasil matriks korelasi di atas, kita dapat melihat bahwa lagu yang memiliki nilai energi yang tinggi berhubungan dengan nilai loudness (kenyaringan) yang tinggi pula. Sedangkan lagu dengan nilai energi yang tinggi cenderung memiliki nilai yang berbanding terbalik dengan nilai acousticness yang dimilikinya. Hal ini menggambarkan sedikitnya kemungkinan lagu akustik memiliki sifat yang enerjik dan nyaring.

Selain itu, terlepas dari lemah dan kuatnya korelasi, kita bisa menyimpulkan hal-hal seperti bagaimana karakteristik lagu yang valence atau positif, yaitu yang memiliki danceability, lagunya sedikit enerjik dan keras, serta bukan lagu yang instrumental dan tanpa vokal. Lagu yang bersifat mudah untuk berdansa memiliki korelasi mirip dengan sifat valence, perbedaannya ada pada speechiness dan liveness dimana nilainya berbanding terbalik. Dengan mengetahui atribut dan hubungannya, kita bisa melakukan penilaian terhadap lagu-lagu populer saat ini.

Pengelompokkan Hirarkis Korelasi Atribut Musik

Karakteristik Lagu dan Artis Terpopuler di Spotify

Daftar 10 Lagu Terpopuler pada Pekan Keempat Juli 2020
Komposisi Karakter 10 Lagu Terpopuler pada Pekan Keempat Juli 2020

Dengan mengurutkan lagu dan artis berdasarkan skor popularitasnya, kita bisa mendapatkan lagu dan artis terpopuler pada pekan saat data ini diambil (akhir Juli 2020). Skor atau skala popularitas lagu di Spotify memiliki rentang nilai 0 hingga 100, di mana semakin tinggi nilainya menandakan bahwa lagu tersebut semakin populer.

Dari hasil pengurutan skor ini, rerata lagu-lagu yang populer adalah lagu yang sering didengarkan orang-orang selama di rumah. Salah satu di antaranya adalah lagu Stuck with U yang dibawakan oleh Ariana Grande dan Justin Bieber sebagai single amal COVID-19 dan lagu untuk mendukung tinggal di rumah. Lagu-lagu tersebut juga mayoritas sudah tersedia di aplikasi terkenal seperti TikTok yang sering digunakan oleh masyarakat untuk membuat video pendek personal di rumah.

Dari karakteristik atribut lagu yang ada, rerata lagu memiliki nilai danceability, valence, dan energy yang besar porsinya. Hal ini terjadi baik pada top 10 maupun data keseluruhan. Lagu-lagu yang banyak didengar memiliki karakter enak untuk berdansa, bermuatan positif, dan enerjik.

Pie Chart Komposisi Karakter Seluruh Lagu dan 10 Lagu-Lagu Terpopuler
Pie Chart Komposisi Karakter Seluruh Artists dan 10 Artists Terpopuler

Dilihat dari hasil pengelompokkan artis, jumlah akumulasi popularitas tertinggi secara keseluruhan jatuh pada Ed Sheeran, diikuti oleh Kygo dan Dua Lipa pada urutan seterusnya. Latar belakang artis pada top 10 artists ini juga cukup beragam, mulai dari musisi barat seperti Ed Sheeran, Kygo, dan Dua Lipa, musikus klasik seperti Mozart dan Bach, hingga K-Pop band seperti BTS.

Daftar 10 Artis Terpopuler pada Pekan Keempat Bulan Juli 2020
Daftar 10 Artis Terpopuler pada Pekan Keempat Bulan Juli 2020 dan Karakteristiknya

Kategori Khusus : Daftar Teratas dan Di Rumah

Popularitas tertinggi dipengaruhi juga oleh banyaknya lagu yang telah diciptakan dan memiliki nilai popularitas yang cukup tinggi. Lagu-lagu yang sudah dibuat oleh artis mencerminkan karakteristik artis yang populer. Dari sisi itu, untuk lagu-lagu barat, lagu korea, dan jenis lagu EDM, atribut danceability, valence, dan energy juga memiliki nilai sebanding yang mencerminkan karakter artis favorit saat ini. Berbanding terbalik dengan lagu-lagu barat dan lainnya, artis musik klasik memiliki nilai acousticness dan instrumentalness yang besar. Walaupun dari segi artis dan lagu memiliki hasil yang berbeda, namun karakteristik atributnya sama.

Kategori Khusus : Daftar Teratas dan Di Rumah

Dari sekian banyak kategori yang ada di Spotify, ada kategori-kategori khusus yang isinya berubah setiap waktu dan cenderung kompetitif, seperti kategori Daftar Teratas, yaitu kategori untuk lagu-lagu yang tengah populer saat ini. Ada juga kategori yang mendukung kondisi tertentu, seperti kategori Di Rumah untuk mendukung kesadaran orang-orang dalam menghadapi pandemi COVID-19. Untuk melihat lebih spesifik, kita akan ambil kedua kategori tersebut sebagai contoh.

Komposisi Karakteristik 10 Lagu Terpopuler pada Daftar Teratas

Dari 10 Daftar Teratas yang ada di Spotify, 3 lagu tertinggi jatuh pada lagu How You Like That milik BLACKPINK, Savage Love dari Jason Derulo, dan Stuck with U dari Ariana Grande dan Justin Bieber. Lagu Stuck with U, yang merupakan bentuk kampanye penggalangan dana untuk COVID-19, ternyata memiliki tingkat popularitas yang tinggi. Lagu ini menggambarkan situasi orang-orang yang terpaksa tetap di rumah selama beberapa bulan terakhir ini sebagaimana terlihat di lirik dan video musiknya.

Selain itu, selanjutnya kita akan melihat karakteristik atribut rerata lagu-lagu yang ada pada daftar teratas dengan melihat atribut-atribut yang mendukung pada analisis sebelumnya, yaitu popularity, danceability, energy, valence secara berurutan.

Scatter Chart Korelasi Energy, Danceability, dan Valence pada Lagu-Lagu Terpopuler Kategori Daftar Teratas

Diagram scatter menunjukkan sumbu X dan sumbu Y masing-masing sebagai danceability dan energy, dengan ukuran mengikuti popularitas lagu, serta warna titik mengikuti nilai valence. Dari hasil pengamatan, didapatkan lagu How You Like That dari BLACKPINK yang memiliki popularitas tertinggi ternyata memiliki sifat atribut yang berbeda dari kelompok yang lain, karena ia memiliki nilai energy dan danceability yang jauh lebih tinggi dari kelompok lainnya. Keunikan ini menjadi alasan mengapa ia memasuki peringkat pertama di Daftar Teratas, karena sesuai dengan karakteristik atribut danceability dan energy yang tinggi sebagaimana pada analisis sebelumnya.

Komposisi Karakteristik 10 Lagu Terpopuler pada Kategori Di Rumah
Scatter Chart Korelasi Energy, Danceability, dan Valence pada Lagu-Lagu Terpopuler Kategori Di Rumah

Fenomena pada kategori Daftar Teratas juga terjadi pada kategori Di Rumah, di mana lagu ILY (I Love You Baby) milik Surf Mesa berada pada urutan teratas, dan memiliki karakter lagu yang unik dan berbeda dari kelompok yang lain karena memiliki danceability dan energy yang tinggi, serta valence yang sedang. Yang unik dari keduanya adalah nilai valence yang semakin menurun seiring dengan nilai energy dan danceability yang rendah, dan sejalan juga dengan nilai popularitas yang semakin menurun. Hal ini semakin membuktikan bahwa lagu-lagu yang saat ini populer cenderung bersifat enerjik dan enak untuk berdansa dan berjoget.

Ada yang menarik dari lagu yang berada di Daftar Teratas dan kategori Di Rumah, yaitu masing-masing ada lagu Indonesia yang saat ini terkenal, yaitu lagu Maafkan Aku #TerlanjurMencinta pada Daftar Teratas dan Sedang Sayang-Sayangnya dan Lugu pada kategori Di Rumah.

Text Network untuk Analisis Lirik “Sedang Sayang-Sayangnya”

Sebagai tambahan analisis, kita bisa menggunakan text network untuk melihat pola penggunaan kata pada lirik suatu lagu. Pada kasus ini kita mengambil lirik lagu “Sedang Sayang-Sayangnya” yang ada pada daftar lagu terpopuler kategori Di Rumah. Jika kita melihat lebih dalam mengenai lagu ini dalam text network, kita bisa mendapatkan inti dari lirik yang dibuat

Text Network Lirik Lagu Sedang Sayang-Sayangnya

Pada lagu “Sedang Sayang-Sayangnya”, kata “kau” menjadi pusat dari semua lirik yang ada di lagu tersebut. lagu ini berbicara dengan ungkapan langsung, yang merelasikan kata “kau” dengan berbagai kata lainnya yang menjelaskan permasalahan kegalauan cinta. Karena lagu ini kita asumsikan bertema romansa, yang unik adalah kata-kata seperti “cinta”, “sayang” saat ini bukan menjadi pusat kata, dan berhubungan langsung dengan kata “ku”, yang bisa diinterpretasikan kata “ku”, “cinta” dan “sayang” berhubungan sangat dekat.

Kesimpulan

Platform streaming musik seperti Spotify telah memudahkan kita dalam memilih dan mendengarkan musik dari mana pun dan kapan pun. Dengan mengolah data lagu-lagu yang didengarkan oleh orang-orang Indonesia di Spotify, kita dapat mengetahui berbagai jenis lagu, artis, dan kategori yang populer di kalangan orang Indonesia. Berbagai variasi kategori dan genre musik ini mewarnai kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam kondisi yang memaksa kita untuk #tetapdirumah seperti saat pandemi sekarang.

Dari hasil analisis, kita menemukan lagu-lagu yang populer cenderung memiliki energi, tingkat kepositifan (valence) dan danceability yang tinggi. Selain itu keunikan karakteristik sebuah lagu menjadi hal penting yang dapat membuat lagu tersebut mendapat peringkat lebih tinggi dari yang lain. Pada kasus BLACKPINK misalnya, lagu mereka yang berjudul How You Like That menjadi sangat menarik jika dibandingkan dengan lagu-lagu populer lainnya karena lagu tersebut memiliki nilai energy dan danceability yang jauh lebih tinggi dari lagu-lagu lainnya.

Inspiring The World with Data www.datains.id

Inspiring The World with Data www.datains.id