Analisis Popularitas Para Menteri Kabinet Jokowi Selama Masa Pandemi

Semenjak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekesalannya terhadap kinerja para menteri pada rapat kabinet tanggal 18 Juni 2020 silam, isu reshuffle atau perombakan kabinet semakin menguat sebagai salah satu langkah extraordinary untuk menyelesaikan permasalahan. Hal ini tentunya bukan kali pertama kabinet di bawah pemerintahan Jokowi mengalami reshuffle.

Pada periode sebelumnya, reshuffle kabinet telah dilakukan oleh Jokowi sebanyak tiga kali. Jika isu reshuffle ini benar terjadi, maka momentum ini akan menjadi kali keempat Jokowi melakukan perombakan kabinet yang dipimpinnya.

Terlepas dari anggapan sebagian masyarakat dan media yang menganggap bahwa isu reshuffle kabinet ini adalah teatrikal belaka, ketidakpuasan Jokowi terhadap menteri yang dipilihnya adalah bukan tanpa dasar. Sejak pandemi COVID-19 masuk dan berkembang di Indonesia pada awal Maret lalu, hasil survei menunjukkan bahwa kepuasan publik soal kinerja pemerintah atas Covid menurun.

Cara Masing-Masing Menteri Menanggapi Isu Pandemi

Tanggapan para menteri dan pejabat mengenai isu COVID-19 di Indonesia pun beragam. Tanggapan-tanggapan tersebut umumnya meroketkan popularitas menteri yang bersangkutan ke media, namun juga berakhir menjadi bahan sorotan netizen di internet.

Tak hanya soal Corona, sejumlah menteri lainnya juga ikut mendapat spotlight selama pandemi di Indonesia karena keputusan yang dibuatnya, baik yang ditanggapi secara positif oleh masyarakat maupun yang menuai kontroversi.

Kami mengumpulkan berita dari media online selama periode Februari -ketika isu Corona mulai mencuat di Indonesia- hingga awal Juli untuk mengetahui popularitas para menteri dan pejabat di media selama pandemi Corona di Indonesia, baik yang positif maupun yang kontroversial.

Grafik persentase berita media online

Berita yang berhasil terkumpul berasal dari berbagai macam sumber situs berita di Indonesia. Ada setidaknya 60 situs media online Indonesia yang beritanya digunakan dalam studi kasus ini, di antaranya Okezone, Antaranews, Tribunnews, Media Indonesia, JPNN, Kompas, dll, seperti tergambar pada grafik di atas.

Meraih Popularitas dalam Kontroversi lewat Media

Setelah 34 menteri dan 4 pejabat setingkat menteri ditetapkan Jokowi di Istana Negara pada tanggal 23 Oktober 2019 lalu, kabinet ini terus mendapat sorotan, terutama selama pandemi berlangsung. Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, beberapa menteri atau pejabat cenderung mendapat sorotan lebih dari lainnya.

Penanganan pandemi di suatu negara tidak bisa lepas dari menteri kesehatannya. Menkes Terawan mendapat sorotan paling tinggi nomor dua setelah Menkeu Sri Mulyani. Sedangkan posisi ketiga diduduki oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Grafik popularitas Menteri berdasarkan frekuensi kemunculan dalam berita
12 Nama Menteri paling populer berdasarkan frekuensi kemunculan dalam berita
Perbandingan grafik popularitas menteri berdasarkan frekuensi kemunculan di berita

Kami memilih 12 menteri dengan popularitas tertinggi dari awal Februari hingga kini untuk melihat tren popularitas masing-masing menteri. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing menteri memiliki momentum atau waktu popularitasnya sendiri. Menko Luhut Binsar Pandjaitan misalnya cenderung sering disebut di berita selama periode Maret-April, yaitu ketika ia diminta untuk mengisi posisi Budi Karya sebagai Menhub yang kala itu tengah terbaring sakit COVID-19. Meskipun nama Luhut masih terus disebut oleh berita pada bulan-bulan selanjutnya, namanya tidak terlalu sering disebut seperti sebelumnya.

Pada posisi pertama, Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki popularitas paling tinggi dibandingkan menteri lainnya dalam kabinet. Hampir setiap hari ada puluhan berita yang dibuat dengan menyebut namanya, walaupun jumlahnya tidak ada yang pernah melebihi 100 berita per hari. Dengan popularitas yang stabil ini dapat membuat Sri Mulyani tetap berada dalam radar masyarakat dari waktu ke waktu.

Menariknya, ketika melihat grafik timeline popularitas menteri seperti pada grafik di atas ini, Terawan memiliki kenaikan popularitas drastis pada Maret 2020, yaitu ketika virus Corona pertama diumumkan secara resmi telah masuk ke Indonesia. Dalam satu hari hampir 300 berita dibuat dengan menyebut nama Terawan. Namun pada bulan-bulan setelahnya yaitu terutama setelah bulan Mei, jumlah berita mengenai Menteri Kesehatan ini cenderung turun meskipun pandemi belum usai.

Perbandingan grafik kata yang paling banyak muncul terkait pemberitaan Menteri

Analisis kata-kata yang paling banyak digunakan pada tanggal ketika masing-masing menteri diberitakan paling banyak dapat menggambarkan topik berita apa saja yang paling banyak dibahas pada hari itu. Seperti Menkeu Sri Mulyani yang diberitakan paling banyak pada 14 April 2020 sebanyak 90 kali, kebanyakan berita yang dibahas terdiri dari topik Covid, ekonomi, THR, dan sebagainya. Sementara Menkes Terawan diberitakan paling banyak pada tanggal 2 Maret, yaitu ketika COVID-19 pertama kali diumumkan secara resmi masuk Indonesia. Sehingga, tidak mengherankan apabila kata-kata yang ditemukan pada berita yang menyebut Terawan pada tanggal ini hampir semuanya berhubungan dengan kasus COVID-19, seperti virus, corona, positif, sakit, Depok, dsb.

Menkopolhukam Mahfud MD diberitakan paling banyak pada tanggal 18 Februari, di mana kata-kata yang paling banyak muncul pada berita mengenai politisi ini adalah mengenai undang-undang, pasal, dan Omnibus Law Cipta Kerja. Sedangkan berita mengenai Luhut Binsar Pandjaitan yang diberitakan paling banyak pada 21 April 2020, yaitu ketika Menko Maritim ini diminta untuk merangkap jabatan menggantikan Menhub Budi Karya yang tengah sakit, umumnya mengandung kata-kata seperti mudik, larangan, masyarakat, dan perhubungan. Kata-kata ini menggambarkan berita yang berisi himbauan yang dikeluarkan oleh Luhut mengenai larangan mudik bagi masyarakat ketika pandemi.

Hal lain yang menarik untuk diperhatikan adalah Mendagri Tito Karnavian yang paling banyak diberitakan pada 17 Maret 2020 sebanyak 64 berita. Pada hari itu, berita mengenai Tito paling banyak mengandung kata-kata seperti pemerintah, anies, dan DKI. Kemunculan kata-kata ini pada berita mengenai Tito menggambarkan berita Tito yang sering dikaitkan dengan Anies dan Pemerintah DKI. Keduanya sempat dikabarkan memiliki perbedaan pendapat mengenai penerapan lockdown di awal pandemi.

Sementara Fachrul Razi sebagai Menteri Agama diberitakan paling banyak pada 2 Juni 2020 sebanyak 110 berita, yaitu ketika ia mengumumkan keputusan membatalkan ibadah haji jamaah Indonesia 2020. Kata-kata yang banyak muncul menggambarkan keputusan ini, seperti kata-kata haji, pemerintah, jemaah, ibadah, jemaah, dan saudi.

Pada akhirnya dapat kita lihat bahwa beberapa menteri memang cenderung lebih tenar dibandingkan menteri dan pejabat lainnya. Beberapa di antaranya senantiasa mendapat sorotan media tanpa menuai kontroversi yang berarti seperti Sri Mulyani dan Nadiem Makarim. Sayangnya, hal ini tidak berlaku bagi menteri dan pejabat lain yang terkait. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengkaji ulang strategi sosialisasi kebijakan yang tepat, terutama pada masa pandemi, dalam rangka menghindari pernyataan kontroversial agar terbangun integritas yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

Tentunya berbagai kebijakan, langkah, dan perilaku yang telah dilakukan oleh para menteri menjadi konsiderasi bagi presiden untuk memberikan tanggapan keputusan yang tepat di masa sulit sekarang ini, untuk menghindari kebijakan yang justru mencederai fungsi eksekutif dan menurunkan kepercayaan masyarakat. Sedangkan kita sebagai masyarakat harus jeli dan bijak dalam mencerna informasi dari media agar terbangun kehidupan bernegara yang baik dan kondusif. Harapannya adalah akan tercipta situasi yang lebih ideal bagi kita semua, baik dari para pejabat dan menteri dan dari kita sebagai warga negara, dalam penanganan COVID-19, sehingga tidak mengakibatkan kerugian yang lebih besar.

Referensi:

  1. https://nasional.kompas.com/read/2020/06/29/07224821/video-kejengkelan-presiden-jokowi-terhadap-kinerja-kabinet
  2. https://news.detik.com/berita/d-5081008/mengingat-lagi-riwayat-4-reshuffle-kabinet-jokowi-di-hari-rabu
  3. https://nasional.tempo.co/read/1350729/survei-kepuasan-publik-soal-kinerja-pemerintah-atasi-covid-turun
  4. https://republika.co.id/berita/q5ul4k409/kelakar-menhub-kita-kebal-corona-karena-doyan-nasi-kucing
  5. https://www.cnbcindonesia.com/news/20200211163704-4-137047/menteri-terawan-sebut-pernyataan-harvard-mengada-ada
  6. https://tirto.id/kalung-anti-virus-corona-kementan-yang-menyesatkan-fNXK
  7. https://www.kompas.com/edu/read/2020/03/24/123844371/breaking-news-un-2020-resmi-dibatalkan
  8. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200622140021-37-167105/menko-airlangga-tanggapi-kajian-kpk-soal-kartu-prakerja
  9. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191021075434-32-441381/daftar-lengkap-menteri-kabinet-indonesia-maju-jokowi
  10. https://money.kompas.com/read/2020/04/21/193000326/luhut-soal-larangan-mudik--sudah-cukup-kita-ambil-risiko
  11. https://www.kompas.tv/article/71726/tito-karnavian-ingatkan-anies-baswedan-keputusan-lockdown-di-tangan-jokowi
  12. https://newsmaker.tribunnews.com/2020/06/02/breaking-news-menteri-agama-fachrul-razi-putuskan-ibadah-haji-2020-ditiadakan-karena-corona

Inspiring The World with Data www.datains.id

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.